Tampilkan postingan dengan label bibit kambing jawa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bibit kambing jawa. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 Maret 2018

budidaya kambing gibas pedaging


Kambing Gibas merupakan salah satu jenis kambing yang memiliki ciri khas yanga sangat lah unik , kambing  gibas ini sudah menyebar luas di berbagai wilayah indonesia . Karena kambing ini sangat lah mudah melakukan adaptasi di lingkunagan baru  , sehingga sangat lah mudah untuk di budidayakan . karakteristik kambing ini memiliki badan yang sangat lah sedang  , telinga pendek , punggung meninggi , ukuran leher pendek , betina dan jantan memiliki tanduk , ketinggian nadan betina dewasa mencapai 56 cm sedangkan jantan dewasa mencapai 60 – 65 cm .


Cara Budidaya kambing Gibas  dengan sukses.
Pemilihan Bibit Unggul
a.Pejantan
  • Memiliki kondisi yang sehat
  • Bisa bertumbuh dengan cepat sesuai dengan umurnya
  • Memiliki bulu yang sangat lah bersih serta tebal
  • Memiliki ukuran badan panjang , kaki lurus dan tidak ada kecacatan fisik
  • Penampilan lebih gagah dan rumit panjang
  • Terlihat sangat lah aktif dan lincah
  • Mempunyai nafsu makan dan kawin tinggi , gampang ereksi dan buah zakarnya normal
b.Betina
  • Memiliki kondisi yang sehat
  • Memiliki bulu yang sangat bersih dan mengkilap serta tebal
  • Badabn tidak terlalu gemuk
  • Tidak ada kecacatan fisik
  • Alat kelamin normal
  • Susu dan ambing normal
Masa Perkawinan Kambing
Perkawinan pada kambing menginjak dewas berusia 6 – 8 bulan yang di pat di tandai dengan munculnya berahi . Pada umumnya jumlah usia pada kambing dapat anda cat maupun anda lihat dari giginya , kambing betina siap di kawinkan pada usia 10 -12 bulan seadangkan kambing jantan pada usia lebih dari 1 tahun .
Ciri –ciri kambing betina  yang akan ingin meminta kawin yaitu terlihat sangat gelisah , pembengkakan pada alat kelamin ( seperti kelamin menjadi basah , kemerahan dan hangat ) , ekor sering di gerakan , nafsu makan mulai berkurang , diam saja waktu di naiki oleh kambing pejantan . Kondisi ini berlangsung selama 30 jam dan mempunyai siklus kawin 17 hari .
Waktu mengawainkan yang paling baik adalah 12 – 18 jam setelah memiliki tanda-tanda meminta kawin . Hal ini di lakukan untuk mempermudah proses perwkawinan dan memperkecil resiko kegagalan perkawinan . Sebaiknya tempat kambing jantan dan betina yang akan di kawinkan satu kandan , serat juga aperhatiakan perkawinan sedarah yang akan mengakibatkan kecacatan dan juga produksi anakan semakin menurun .
Masa Kelahiran Kambing
Kambing yang ingin melahirkan memiliki tanda –tanda sperti tampak lebih gelisah , kaki mengarul-garuk ke tanah , pinggul kambing mengendur , mengembik , ukuran perut kambaing lebih besar dan jika di pijat atau pencet akan mengeuarkan cairan ( kolseterum ) , nafsu makan menurun dan alat kelamin membengkak .
Perawatan Anakan Kambing
Sebagian kambing habis melahirkan tidak lah mau memperhatikan anak yang baru di lahirkannya , Sebaiknya dekatkan anakan dengan indukan agar mau menyusui anaknya sendiri . Namun apabila indukan tidak mau menyusui sebaiknaya anda membuat susu buatan seperti campuran susu putih , gula satu sendok dan sebutir telur ayam kemudian campurkan sampai merata . Berikan susu 2 kali sehari sampai indukan mau menyusui anakannya sendiri .
Memperkiraan Usia Kambing
Usia kambing harus anda perkirakan dengan jumlah gigi yang tumbuh seperti :
  • Seluruh gigi belum permanen ( usia kurang dari 1 tahun )
  • 1 pasang gig permanen ( usia 1-2 tahun )
  • 2 pasang gig permanen ( usia 2-3 tahun )
  • 3 pasang gig permanen ( usia 3-4 tahun )
  • Keseluruhan permanen ( usia 4-5 tahun )
Pemberian Pakan kambing
Secara umumnya , pakan kambing terbagi dua jenis yaitu pakan hijauan dan pakan konsentrat . Pakan hijauan merupakan pakan yang berasal dari alam seperti rerumputan dan kacang-kacangan , sedangkan pakan konsentrat merupakan pakan buatan seperti dedak padi atau pun ampas tahu dan lain-lain.
Rerumputan merupakan pakan sumber enrgi bagi ternak kambing , jenis rumput yang di beriakan ialah rumput alam maupun rumput lapangan . Sedangkan pakan hasil dari limbah pertanian atau pakan penganti berupa dedak padi , daun pepaya , kulit dan daun singkong , batang kangkung , jerami padi dan daun jagung . Namun pakan kambing dengan protein yang sangat lah tinggi berupa daun kacang panjang , daun kacang tanah , daun gamal , daun kedelai , daun la,toro dan lain-lainnya .
Pembuatan Kandang Dan Perwatan Kandang kambing
Dalam melakukan pembuatan kandang kambing sebaiknya mengarah ke timur yang dapat memenuhi kesehatan kambing , dengan paparan cahaya matahari secara langsung . Membuat kandang dengan kuat dalam jangka panjang , namun sebaiknya membuat kandang kambing di buat dengan panggung dan mempunyai atap serta tempat pakan dan minum yang bersih . kemudian berilah ventilasi udara di dalam kandang agar kambing dapat melakukan sirkulasi udaranya dengan baik .
Ukuran kandang kambing yang paling ideal yaitu :
  • Untuk anakan kambing 1 x 1,2 m ( 2 ekor anakan )
  • Kambing jantan dewas 1,2 x 1,2 m / ekor
  • Kambing betina dewas 1 x 1,2 m / ekor
  • Kambing indukan dan anakan 1,5 x 1,5 / indukan di tambah 2 anakan .
Pengendalian Penyakit Kambing
Pengendalian penyakit pada kambing yaitu mengunakan vaksinasi dengan cara mencampurkannya dengan makanan ataupun minuman pada ternak kambing kacang . Vaksinasi bermanfaat untuk memperkuat dan juga menangkal serangan penyakit pada ternak kambing . Sehingga ternak kambing akan terbebas dari ancaman penyakit .
Pemanenan kambing Gibas
Pemanenan kambing di lakukan pada  umur dewasa baru bisa di lakukan pemanenan kambing . Selain itu ,kotoran kambing sangat lah bermanfaat juga untuk pertanian dengan menyuburkan tanah dan juga mempercepat pertumbuhan . Dengan begitu harga jual pada kambing gibas ini sudah semangkin meningkat.