Tampilkan postingan dengan label budidaya entok modern. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label budidaya entok modern. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 Januari 2019

peluang usaha ternak entok


Agar cepat besar perlu pakan dan pemeliharaan yang baik dan benar. Budidaya atau ternak entok memang tidak se populer seperti ternak ayam dan bebek, karena pangsa pasar entok memang tidak seluas dan semudah unggas lainnya. Meskipun demikian, tidak menutup kemungkinan usha ternak entok yang kita jalankan akan berkembang dengan sangat pesat setelah kita menemukan pangsa pasar yang potensial. Sebenarnya beternak entok itu merupakan peluang usaha yang sangat menguntungkan jika dibandingkan dengan ternak ayam atau bebek, karena cara membudidayakannya lebih mudah dan cepat dari jenis unggas lain.

Berikut ini merupakan beberapa keuntungan beternak entok dibandingkan dengan unggas lainnya, diantaranya yaitu :

Lebih kebal
Berbeda dengan unggas lainnya seperti ayam atau bebek, entok memang lebih tahan dan kebal terhadap serangan penyakit dan bahkan pada saat perubahan suhu, bahkan pada saat terjadi perubahan cuaca ekstrim sekalipun.

Harga Juak Tinggi
Dikarenakan peternak entok tidak sebanyak peternak unggas lainnya dan bahkan bisa dibilang masih sangat jarang, maka ketersediaan pasokan entok masih sangat sedikit dan jauh dari kata cukup. Hal inilah yang menjadikan harga entok sangat mahal ketimbang harga ayam dan bebek. Harga entok pejantan di Jawa Timur harganya bisa mencapai 120 ribu sampai 150 ribuan per ekornya, sedangkan di Jawa Tengah harganya lebih mahal.

Nafsu Makan Tinggi
Nah inilah salah satu kelebihan paling mencolok dari entok, entok memiliki nafsu makan yang sangat tinggi alias rakus. Maka tak heran jika pertumbuhan entok sangat cepat, namun konsekuensinya yaitu kita harus selalu memiliki stok pakan yang lebih banyak. Meskipun entok termasuk unggas yang rakus, namun entok tidak suka memilah milih makanan dan bahkan entok suka makan apa saja yang ia temuei mulai dari dedaunan, limbah pertanian, keong, eceng dan jenis pakan lain yang skiranya layak untuk dimakan.
Bagaimana, apakah anda tertarik untuk beternak entok? Jika anda tertarik, tentunya anda harus tahu dulu cara ternak entok yang baik dan menguntungkan. Untuk lebih jelasnya, langsung saja kita simak ulasannya dibawah berikut ini.

Cara Sukses Ternak Entok Yang Baik Dan Menguntungkan

Sebelum anda memulai beternak entok, maka sebaiknya pahami langkah-langkahnya dengan baik dan jalankan dengan tekun serta konsisten.

Persiapan Kandang
Seperti yang telah kita semua ketahui jika entok merupakan jenis unggas yang sangat senang berenang dan bermain air, untuk itu kita harus menyediakan sarana untuk bermain entok di sekitar kandang. Buatlah kandang dengan ketinggian yang cukup tinggi dan buatkan jaring untuk menutupi atap kandang agar entok tidak bisa kabur atau terbang keluar kandang. Tipe kandang yang paling baik untuk beternak entok yaitu kandang battery. Selain tersedia tempat pakan dan minum, sediakan juga tempat untuk mengeram di dalam kandang.

Pemilihan Indukan Berkualitas/Unggulan
Setelah kandang sudah selesai dibuat dan sudah siap untuk diisi bibit entok. Maka sebelum membeli atau memasukan bibit entok, lakukan pemilihan bibit entok terlebih dahulu untuk memastikan bibit yang dipilih berkualitas bagus agar pertumbuhannya lebih cepat dan maksimal. Langkah dalam pembibitan terdiri dari dua pilihan, yaitu bibit indukan dan bibit anakan. Jika anda ingin menjalankan usaha ternak entok modern, maka sebaiknya pilih bibit indukan dewasa yang sudah siap bertelur. Jika anda memiliki bibit indukan 10 ekor dan setiap ekornya menghasilkan telur sebanyak 10 butir, maka dalam waktu 40 hari anda akan memiliki 100 anakan entok. Lebih simpel dan menguntungkan, bukan?

Pemberian Pakan Entok Agar Cepat Besar
Di dalam kandang battery, tempatkan anakan entok bersama dengan induknya selama 2-3 hari agar anakan entok tersebut belajar untuk beradaptasi dengan lingkungan dan pakan yang biasa anda berikan. Selain itu, indukan entok juga secara alami akan mengajari anaknya. Pastikan kandang battery dilengkapi dengan lampu dengan daya 5-10 watt. Siapkan juga tempat pakan dan minum di dalam kandang, karena entok suka sekali makan dan minum air. Jenis pakan yang diberikan untuk indukan entok pun tidak terlalu sulit dan tidak harus terpaku pada satu jenis pakan. Jenis pakan utama entok bisa diberikan dedak yang dicampur dengan nasi bekas yang telah dikeringkan dan dicampur dengan eceng atau jenis dedaunan lainnya. Pakan untuk entok sebaiknya tidak terlalu kental ataupun terlalu encer dalam pembuatannya. Di dalam membuat atau meraciknya pun jangan menggunakan air dingin tetapi gunakan air hangat dan pemberian pakan pun dapat dilakukan 3 kali sehari yaitu pagi, siang dan sore hari. Selain itu, pastikan setiap akan memberi makan, bersihkan terlebih dahulu wadah pakan yang bekas digunakan agar lebih bersih dan sehat.

Pemeliharaan Entok agar cepat besar
Untuk anakan entok usia 1 – 2 minggu, anakan sebaiknya diberikan jenis pakan konsentrat starter dan juga minum berupa air bersih yang telah dicampur dengan multivitamin yang banyak dijual di toko peternakan. Pada minggu selanjutnya, berikan pakan konsentrat dengan dicampur pakan indukan. Setelah umur anakan 1 bulan, anakan sudah dapat dilepas dan dibiarkan bermain di pekarangan kandang yang tersedia kolam untuk bermain entok. Meskipun anakan entok diusia 1 bulan sudah cukup kuat, namun tetap jangan dibiarkan berkeliaran diluar kandang jika cuaca sedang tidak bersahabat, karena angin dapat membuat perut mereke kembung yang akhirnya dapat mengganggu sistem pencernaannya.

Indukan sudah siap untuk kembali bertelur setelah anakan berumur 1 bulan, anakan entok pun sudah mulai disapih oleh indukan. Setelah anakan berumur 2,5 bulan atau setelah bobot entok sudah mencapai 2,5 kilogram, saat itulah tubuh entok sudah dipenuhi dengan bulu berwarna putih dan bulu ekor mulai panjang serta bulau sayapnya pun sudah cukup lengkap. Pada umur tersebut entok semakin rakus dan membutuhkan jumlah pakan lebih banyak dari biasanya.

Usia panen entok bisa dilakukan setelah entok berumur minimal 3-4 bulan atau dengan berat tubuh minimal 3 kg. Namun jika berniat untuk dijadikan sebagai indukan baru, maka pemeliharaan masih berlangsung hingga entok berumur minimal 6 bulan. Bagi para pelaku ternak entok, sebaiknya sudah memiliki tujuan pemeliharaannya agar cepat besar mendapatkan hasil yang lebih maksimal.

Vaksinasi
Meskipun entok merupakan jenis unggas yang kebal terhadap serangan penyakit, namun untuk melakukan pencegahan tetap saja harus dilakukan tahap vaksinasi untuk mencegah entok yang dibudidayakan dari serangan virus penyebab penyakit. Karena jika salah satu dari entok yang kita ternakan terjangkit virus atau penyakit, maka biasanya sering menuluar kepada entok-entok lainnya. Maka dari itu, segera lakukan penanganan dan pisahkan jika ada entok yang terlihat sedang sakit atau murung.

Bagaimana, cukup mudah bukan cara beternak entok sukses?

Demikianlah informasi yang dapat kami bagikan mengenai cara ternak entok yang baik dan menguntungkan, semoga apa yang kami sampaikan diatas mudah untuk dipahami dan bermanfaat untuk anda semua.

Beternak sudah menjadi hal yang umum dan banyak di lakukan oleh sebagian penduduk, khususnya di perkampungan. Ada banyak jenis hewan yang bisa di ternak, mulai dari binatang kecil seperti kroto sampai dengan binatang besar seperti sapi. Namun yang paling tepat, tidak terlalu kecil atau tidak memakan banyak biaya adalah entok. Anda tentu sudah mengerti dengan hewan yang satu ini.

Entok merupakan salah satu jenis unggas yang termasuk juga bebek. Banyak nama yang diberikan untuk bebek tersebut, seperti diantaranya: entok (jawa), serati (sumatera), entog, bebek basur dan dalam bahasa Indonesia disebut Entok Manila. Sedangkan adapun ciri-ciri fisik bebek entok ini adalah mempunyai bulu badan hitam kilau kebiruan, dan biasanya bagian leher berbulu putih dengan warna kulit sekitar mata berwarna merah tua.

Bebek jenis entok lebih besar dibandingkan dengan bebek yang lain seperti entok petelur, selain itu bebek entok ini juga mampu terbang lebih jauh dari bebek jenis lain. Bebek entok dipelihara untuk diambil dagingnya (bebek pedaging/ potong) karena memang gurih dan tebal. Entok sangat cocok dipelihara di seluruh wilayah yang ada di Indonesia. Bagaimana caranya Ternak Entok Modern? Demikian akan di sampaikan pada halaman ini.

Akan tetapi sebelumnya anda tetap harus mengerti dengan hewan yang satu ini. Entok dipelihara dan dijinakkan oleh manusia yang akhirnya dapat menjadi salah satu ladang bisnis. Bahkan sebagian besar orang memilih beternak entok lantaran pemasarannya cukup bagus. Jika bicara tentang dulunya, daging entok bisa di katakan bernasib sama seperti daging kelinci yakni seolah tidak laku di jual alias lambat penjualannya.

Faktanya permintaan konsumen terus melambung akan daging ini. Pasalnya entok memang mempunyai tekstur tebal dan gurih. Tak heran banyak restoran yang menjual menu dengan daging entok. Banyak yang mempertanyakan bagaimana caranya untuk beternak entok di era modern seperti sekarang ini. Secara garis besar yang namanya beternak tetap dengan prosedur yang sama, baik modern ataupun tidak.

Berikut ini adalah langkah-langkah dalam cara Ternak Entok Modern yang harus anda ketahui:

Penentuan Lahan
Lahan mana yang akan anda jadikan sebagai kandang, harus anda persiapkan betul. Posisi kandang entok tidak bisa di sembarang tempat.
Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan:
Kondisi tanah tandus, tidak terlalu keras atau terlalu empuk
Tidak berlumpur
Bersih
Rindang
Berada di belakang rumah atau di pekarangan
Setelah anda memperhatikan hal-hal di atas, selanjutnya anda meyakinkan diri untuk pemilihan lahan dan berlanjut pada pembuatan kandang.

Pembuatan Kandang
Setelah menentukan lahan untuk kandang selesai dilakukan, tahap berikutnya adalah membuat kandang dengan cukup cantik. Ternak entok dengan cara modern bisa dengan pembuatan kandang yang lebih baik dari kandang-kandang pada umumnya. Jika biasanya di gunakan material seperti bambu, maka untuk lebih modern anda bisa membuat khusus dengan batu bata ataupun stainless.
Soal ukuran tergantung kapasitas entok anda. Jangan lupa memberikan batasan setinggi rumah pada umumnya agar entok tidak bisa kabur.

Pemberian Pakan
Pakan harus anda perhatikan karena penentu kualitas entok anda nantinya. Berikan gizi yang pas untuk menunjang pertumbuhannya. Berikut bisa anda perhatikan:
Pemberian pakan untuk anak entok (1 hingga 14 hari): Pakan yang mengandung protein serta nutrisi seimbang seperti memberi pelet atau startet.
Pemberian pakan untuk anak entok (15 hingga 35 hari): Pakan yang diberikan cenderung hanya untuk menambah bobot dari anakan entok. Jadi anda bisa berikan pakan konsentrat yang bisa anda campur dengan ampas tahu, dedak atau jagung.
Pemberian pakan untuk anak Entok (36 hingga 40 hari): Berikan pakan kombinasi seperti bekatul, ikan runcah, nasi, ampas tahu, keong, menir dan eceng gondok.

Vaksinasi Entok
Lakukan vaksinasi pada entok untuk memberikan kekebalan pada tubuhnya. Vaksin di berikan minimal satu bulan dua kali, sehingga tidak ada penyakit yang datang menyerang tiba-tiba untuk dengan mudah menjalar ke seluruh tubuh. Dengan vaksinasi tersebut penyakit yang di akibatkan oleh virus akan di tangkal.

Suplai dengan Vitamin
Selain vaksin, cara beternak entok yang benar lainnya adalah dengan memberikan vitamin. Ada vitamin khusus yang bisa anda berikan pada entok, yakni di dapatkan di kios penjual pakan ternak. Atau mungkin anda lebih untuk membuatnya sendiri yang di sebut dengan probiotik. Umumnya entok akan sering mengalami penyakit seperti allmonellosis, avian influenza, botulismus, fowl cholera, coccidiosis dan fowl pox.

Pemantauan Nafsu Makan
Pantau terus nafsu makan sang entok karena ini bagian dari ternak entok yang modern. Biasanya orang hanya memberikan makan saja tanpa mencermati apakah sang entok mengurangi porsi makannya atau sedang nafsu makan besar. Nah, tips untuk merangsang nafsu makan entok maka ada yang harus anda lakukan yakni berikan makanan yang bercampur dengan konsentrat.

Memantau Lingkungan
Bersihkan lingkungan tempat tinggal entok, jagalah kebersihan. Entok mungkin bisa di katakan sebagai hewan jorok di bandingkan dengan ayam. Akan tetapi entok sebenarnya tetap nyaman berada di lingkungan yang bersih. Usahakan sehari sekali menyapu kandang entok dan membersihkan kandangnya.

Demikian informasi tentang 7 cara Ternak Entok Modern yang dapat Anda terapkan sendiri untuk menjadi peternak modern yang sukses dalam bisnis Entok. Semoga bermanfaat.


Rabu, 14 Maret 2018

budidaya etok yang benar


Sejarah Itik 

Itik dikenal juga dengan istilah Bebek (bhs.Jawa). Nenek moyangnya berasal dari Amerika Utara merupakan itik liar ( Anas moscha) atau Wild mallard. Terus menerus dijinakkan oleh manusia hingga jadilah itik yang diperlihara sekarang yang disebut Anas domesticus (ternak itik).


Jenis  Klasifikasi (penggolongan) itik, menurut tipenya dikelompokkan dalam 3 (tiga) golongan, yaitu :
    •  Itik pedaging seperti Peking, Rouen, Aylesbury, Muscovy, Cayuga;
    •  Itik petelur seperti Indian Runner, Khaki Campbell, Buff (Buff Orpington) dan CV 2000-INA;
    • Itik ornamental (itik kesayangan/hobby) seperti East India, Call (Grey Call), Mandariun, Blue Swedish, Crested, Wood.
Jenis bibit unggul yang diternakkan, khususnya di Indonesia ialah jenis itik petelur seperti itik tegal, itik khaki campbell, itik alabio, itik mojosari, itik bali, itik CV 2000-INA dan itik-itik petelur unggul lainnya yang merupakan produk dari BPT (Balai Penelitian Ternak) Ciawi, Bogor.

Mamfaatnya
1) Untuk usaha ekonomi kerakyatan mandiri.
2) Untuk mendapatkan telur itik konsumsi, daging, dan juga pembibitan ternak itik.
3) Kotorannya bisa sebagai pupuk tanaman pangan/palawija.
4) Sebagai pengisi kegiatan dimasa pensiun.
5) Untuk mencerdaskan bangsa melalui penyediaan gizi masyarakat.


Untuk Lokasi
syaratnya : Lokasi kandang yang perlu diperhatikan adalah: letak lokasi lokasi jauh dari keramaian/pemukiman penduduk, mempunyai letak transportasi yang mudah dijangkau dari lokasi pemasaran dan kondisi lingkungan kandang mempunyai iklim yang kondusif bagi produksi ataupun produktivitas ternak. Itik serta kondisi lokasi tidak rawan penggusuran dalam beberapa periode produksi.

Penyakit dan Pencegahan
Langkah yang dilakukan untuk mengatasi atau mengobati penyakit pada Entok. Walaupun ternak entok tahan terhadap berbagai penyakit tetapi pengetahuan dan keterampilan peternak dalam mendiagnosa atau menentukan jenis penyakit pada ternak bebek perlu dimiliki. 
Adapun kemampuan dan keterampilan yang harus dimiliki peternak antara lain seperti berikut :
  1. Peternak dapat membedakan penampilan bebek yang sehat dan  bebek  yang sakit.
  2. Dapat mengenali bagian tubuh bebek yang mengalami kelainan.
  3. Dapat menentukan langkah-langkah pertolongan pertama yang perlu segera dilakukan.
  4. Dapat membedakan penampilan tinja (kotoran bebek) yang normal dan tinja bebek yang sakit.
  5. Mengetahui tempat untuk berkonsultasi bila terjadi gangguan penyakit pada ternak peliharaannya.
  6. Mampu menyiapkan informasi sebagai bahan konsultasi sehingga memudahkan dan mengarahkan dugaan jenis penyakit sebelum dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Pada dasarnya penyakit yang menyerang ternak itik dapat dibagi dalam dua kelompok, yaitu : Penyakit tidak menular dan Penyakit menular.

A. Penyakit Tidak menular
Penyakit ini disebabkan oleh buruknya tata laksana pemeliharaan seperti keracunan, pemeliharaan kesehatan dan kebersihan yang buruk, kekurangan vitamin dan mineral dan lain-lain.

1. Stress (cekaman)
Stress atau cekaman pada itik bisa disebabkan oleh berbagai faktor pengganggu yang secara langsung mempengaruhi fisiologi tubuh itik, misalya kebisingan, kurang kebebasan bermain dekat air, berpindah-pindah tempat, pertukaran pakan dan lain sebagainya.
Obat untuk menanggulangi stress belum ada. Yang dapat dilakukan peternak adalah menghidari segala gangguan yang dapat menimbulkan stress yaitu dengan cara memelihara lingkungan dan menjaga kebersihan lingkungan peternakan.

2. Kekurangan Vitamin A
Pakan yang tidak cukup mengandung vitamin A dapat menyebabkan kekurangan vitamin A pada ternak itik dan akhirnya mengganggu pertumbuhan. Tanda-tanda itik yang kekurangan vitamin A adalah : itik akan tampak selalu mengantuk, kondisi kaki lemah, mata tertimbun lendir warna putih dan mudah terkena infeksi. Pada itik umur sekitar 4 minggu itik yang kekurangan vitamin A terlihat selaput matanya menebal dan kering, air mata keluar berlebihan, bagian bawah mata tertimbun cairan lendir. Sedang pada itik dewasa, kekurangan vitamin A mengakibatkan penurunan produksi telur, tubuh mengurus dan lemah.
Jagung kuning merupakan sumber vitamin A yang sangat diperlukan dalam komposisi pakan itik. Penyakit kekurangan (defisiensi) vitamin A umumnya terjadi karena peternak mengganti jagung kuning dengan jagung putih yang miskin vitamin A.

3. Brooder Pneumonia
Penyakit brooder pneumonia umumnya menyerang anak itik yang masih memiliki bulu-bulu halus. Penyakit ini disebabkan oleh karena kotak atau pelingkar tripleks/seng terlalu padat, lampu pemanas untuk induk buatan kurang panas sehingga anak itik kedinginan dan merasa pengap. Tanda-tanda anak itik terserang penyakit ini adalah pembengkakan di kepala, pernapasan terlihat sulit dan mata selalu mengeluarkan air.
Pencegahan terhadap penyakit ini dapat dilakukan dengan mengontrol kapasitas kotak atau pelingkar dan mengontrol panas induk buatan. Pengobatan dapat dilakukan dengan pemberian satu sendok teh baking soda dalam satu quart (1,136 liter) air minum selama 12 jam untuk mengurangi penyebaran penyakit.

4.Rickets Duck (kekurangan vitamin D)
Kekurangan vitamin D yang disertai kekurangan Calsium dan Fosfor dapat menimbulkan penyakit tulang yang menyebabkan kelumpuhan pada itik. Penyakit ini biasanya dinamakan “Rickets duck”. Itik yang terserang penyakit ini akan mengalami penyimpangan dan kelainan pada persendian kakinya.
Pencegahan dapat dilakukan dengan memberikan pakan yang cukup mengandung mineral calsium, fosfor da vitamin D. Ke dalam ransum itik harus ditambahkan 2% tepung tulang dan itik harus mendapat sinar matahari langsung.

5. Antibiotika Dermatitis
Penyakit ini terjadi pada itik karena penggunaan obat-obatan yang mengandung antibiotika secara berlebihan.
Akibatnya kulit itik menjadi kering , bulu rontok dan mudah patah, itik selalu gelisa karena gatal-gatal pada kulitnya.
Pencegahan terhadap penyakit ini adalah dengan menggunakan antibiotika seperlunya. Penghentian pemberian antibiotika serta pemberian “laxative” (obat pencahar) ringan seperti “molasses” dapat memulihkan kondisi ternak itik yang menderita dalam 4 – 6 hari.

6. Mycosis
Penyakit mycosis pada itik terjadi karena itik secara tidak sengaja mengkonsumsi pakan yang sudah basi atau jamur yang tumbuh di lantai (litter) kandang. Itik yang keracunan jamur terlihat lesu, nafsu makan berkurang dan dalam beberapa hari berat badan merosot tajam. Bila tidak diketahui, itik akan mati dalam waktu seminggu.
Pencegahan dapat dilakukan dengan pemeliharaan kesehatan dan kebersihan kandang yang baik. Lantai kandang secara berkala dijemur dan diusahakan tidak lembab dan diberi kapur terutama pada musim hujan.
Pengobatan penyakit mycosis karena jamur bisa dilakukan dengan memberi antibiotika yang dicampurkan ke dalam air minum atau pakan itik.

7. Botulism
Penyakit botulism (limberneck) pada umumnya terjadi karena itik makan bangkai. Misalnya pemberian makanan daging bekicot yang sudah layu. Bangkai yang sudah berulat mengandung kuman yang berbahaya yaitu “clastrididium botulinium”. Kuman tersebut memproduksi racun.
Tanda-tanda itik yang terserang penyakit ini adalah leher itik seperti tidak bertulang, tidak tegap atau lunglai setelah itik memakan bangkai 1 – 3 hari. Beberapa jam kemudian setelah leher lunglai mengakibatkan kematian.
Pencegahan dilakukan dengan memelihara kesehatan lingkungan yang baik dan tidak memberi pakan yang sudah basi (bangkai). Bila masih memungkinkan ternak itik yang sakit dapat diberikan obat-obatan pencahar agar itik mencret dan kuman beserta racunnya dapat ikut keluar dari saluran pencernaan.
Pengobatan secara tradisional yang dapat membantu menyembuhkan yaitu dengan memberikan minyak kelapa satu sendok makan dan air minum yang bersih. Minyak kelapa akan membuat itik haus dan ingin minum sebanyak-banyaknya. Jika itik banyak minum, racun dalam darah itik akan encer dan daya kerjanya berkurang, dengan demikian angka kematian dapat dihindari.

8. Keracunan Garam
Penyakit keracunan garam umumnya terjadi bila air itik atau kolam air mengandung kadar garam yang tinggi, juga bila bahan baku pakan tertentu mengandung kadar garam yang tinggi.
Keracunan garam pada itik lebih sering terjadi di lokasi peternakan dekat pantai/tambak yang airnya tercemar garam.
Ternak itik tidak tahan terhdap garam yang berlebihan, konsentrasi 2% saja dalam ransum atau 4.000 ppm dalam air minum dapat menimbulkan kematian terhadap ternak itik.


B. Penyakit Menular
Penyakit menular pada itik merupakan penyakit yang disebabkan oleh : virus, bakteri atau kuman yang dapat ditularkan melalui kontak langsung atau melalui udara.

1. Fowl Cholera (kolera itik)
Penyakit ini disebabkan oleh bakteri “Pasteurella Avicia”. Kandang yang basah serta lembab dapat mempercepat penularan. Penyakit yang menyerang anak itik umur 4 minggu dapat menimbulkan kematian hingga 50%, sedangkan pada itik dewasa dapat menimbulkan kematian kurang dari 50%.
Gejala penyakit ini adalah : sesak nafas, pial bengkak dan panas, jalan sempoyongan. Itik yang terserang penyakit kolera yang akut akan meratap dan mengeluarkan suara yang nyaring dan keluar dari kelompoknya.
Keganasan penyakit ini dapat menyebabkan infeksi darah dan itik akan mengalami kematian secara mendadak.
Pencegahan dapat dilakukan dengan vaksinasi Fowl Cholera. Pengobatan bagi itik yang terserang pada tingkat awal dapat digunakan obat Choramphenicol, Tetracycline atau Preparat-preparat Sulfat.

2.Fowl Pox (Cacar)
Penyakit cacar ini menyerang itik pada segala umur dan penyebabnya adalah virus. Tanda-tanda penyakit ini adalah dengan munculnya benjolan-benjolan pada bagian badan itik yang tidak tertutupp bulu seperti kaki dan kepala. Penyakit cacar basah menyerang rongga mulut dan bentuk “diptherie” dan kematian terjadi karena itik kesulitan makan dan minum.
Pencegahan dapat dilakukan dengan cara vaksinasi yang disuntikan dibalik sayap itik. Pengobatan cacar kering berupa benjolan-benjolan dapat dilakukan dengan jalan mengelupasi benjolan-benjolan sampai berdarah kemudian diolesi dengan yodium tingture (6-10%).

3. White Eye (Mata Memutih)
Penyakit yang diduga disebabkan oleh virus ini menyerang itik pada segala umur dan yang paling peka adalah itik umur
kurang dari 2 bulan. Biasanya itik yang kurang vitamin A mudah terserang penyakit ini. Kandang yang lembab dan lantai (litter) yang basah juga memudahkan itik terserang penyakit ini.
Tanda-tanda anak itik yang terserang penyakit ini adalah : cairan putih bening keluar dari mata dan paruh, kotoran yang bening dalam beberapa jam berubah menjadi kekuning-kuningan, itik sulit bernafas, lemah dan akhirnya lumpuh. Bila sampai kejang-kejang, kematian tak bisa dihindari.
Pencegahan dan pengobatan bisa dilakukan daengan antibiotika yang dicampur air minum atau pakan. Antibiotika yang
sering digunakan adalah Oxytetracycline (terramycin) atau Chlortetracycline (aureomycins) dengan dosis 10 gram per 100 kg pakan atau 10 gram dalam 40 gallon air minum akan membantu mengontrol penyakit white Eye.

4. Coccidiosis
Coccidiosis adalah penyakit berak darah yang juga menyerang itik, gejala itik yang terserang penyakit ini adalah kurang nafsu makan, berat badan menurun drastis dan akhirnya lumpuh. Penularan melalui kotoran itik yang membawa coccida dan terjadi relatif cepat pada itik segala umur, tetapi yang banyak terserang adalah anak itik.

5. Coryza
Penyakit coryza disebut juga penyakit pilek menular. Penyebabnya adalah semacam mircro organisme. Penyakit ini biasanya terjadi pada awal pergantian musim. Penularannya sangat cepat yaitu melalui kontak langsung antara itik yang sakit dan itik yang sehat.
Tanda-tanda itik yang terserang penyakit pilek menular adalah keluarnya kotoran cair kental dari mata. Jadi penyakit ini mirip dengan penyakit White Eye. Anak itik umur 1 minggu sampai umur 2 bulan, merupakan itik yang sering terserang penyakit ini. Akan tetapi itik dewasa pun dapat pula terserang wabah penyakit coryza ini.
Pengobatan yang paling efesien adalah dengan menyuntikan “Streptomycin Sulphat” secara individual dengan dosis 0,4 gram rendah dengan patokan berat badannya. Penyuntikan dapat dilakukan sekali dalam sehari selama beberapa hari dengan dosis streptomycin setengah dari dosis di atas.

6. Salmonellosis
Penyakit salmonellosis menyerang itik pada segala umur dan dapat menyebabkan angka kematian hingga 50%. Penyebabnya adalah kuman “Salmonella Anatis”, melalui perantaraan lalat atau makanan atau minuman yang tercemar kuman tersebut.
Pencegahan, dapat dilakukan dengan menjaga kesehatan dan kebersihan kandang dan secara berkala dilakukan pembersihan kandang agar kandang terbebas dari kuman salmonella. Pengobatan dapat dilakukan dengan memberikan “Furazolidone”.

7. Sinusitis
Penyakit sinusitis dapat menyerang itik dewasa sehingga dapat menyebabkan kerugian yang tidak sedikit. Penyakit ini dikarenakan tata laksana pemeliharaan yang buruk, kekurangan mineral dalam pakan dan tidak tersedianya kolam untuk bermain. Akibatnya itik menjadi renta mendapat infeksi sekunder.
Tanda-tanda itik yang terserang penyakit ini adalah : terjadi pembengkakan sinus, dari lubang hidung keluar cairan jernih, sekresi mata menjadi berbuih, sinus yang membengkak menimbulkan benjolan di bawah dan didepan mata.
Pencegahan dapat dilakukan dengan tata laksana pemeliharaan yang baik. Pengobatan bagi iti yang sakit, adalah dengan menyuntikan antibiotika (streptomycin) ke dalam sinus yang sakit. Dosis pada itik dewasa adalah sebanyak 0,5 gram streptomycin yang dilarutkan ke dalam 20 cc aquadest. Larutan ini disuntikan ke dalam sinus. Untuk pengobatan yang lebih mudah, dosisnya dikurangi. Pengobatan seperti ini dilakukan sekali dalam 48 jam.

8.Aflatoksikosis
Aflatoksikosis yang menyerang itik pada umumnya disebabkan oleh “Aflatoksin” yang dihasilkan oleh “Asperqillus Flavus”. Aflatoksin menyerang hati, sehingga itik yang terserang penyakit ini hatinya membersar.
Tanda-tanda itik yang terserang penyakit ini adalah : kondisi sangat lemah, terjadi pendarahan di bawah kulit dan jari, terhuyun-huyun, akhirnya mati dalam posisi terlentang. Anak itik lebih muda terserang penyakit ini dibanding dengan itik dewasa.
Pencegahan bisa dilakukan dengan pemeliharaan kebersihan lingkungan kandang, penaburan kapur di lantai kandang, pembersihan kandang agar terbebas dari serangga. Pengobatan hanya dapat diusahakan dengan memberikan antibiotika yang dicampurkan dalam air minum atau pakan.