Tampilkan postingan dengan label cara menjemur kacer yang baik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cara menjemur kacer yang baik. Tampilkan semua postingan

Minggu, 11 Maret 2018

Cara Membuat Burung Kacer Cepat Jinak Dalam Waktu Singkat


Burung Kacer yang suka berkicau, biasanya adalah burung Kacer yang jinak. Kalau burung Kacer Anda masih giras dan kerabakan jika didekati, berarti burung tersebut masih liar. Burung Kacer liar hanya mau berkicau di tempat yang sepi karena dia terbiasa berkicau di hutan dan jauh dari pemukiman manusia. Oleh karena itu, jika Anda membawanya ke rumah pasti burung tersebut enggan untuk berkicau merdu. Lantas, bagaimana solusinya? Kalau sudah begini, berarti Anda harus membuat burung Kacer cepat jinak.
Apakah bisa membuat burung Kacer jinak dalam waktu singkat? Singkat tidaknya membuat jinak burung Kacer tergantung dari cara Anda dalam melatih dan merawat burung tersebut. Jika Anda memberikan pelatihan dan perawatan yang rutin, pastinya burung Kacer Anda yang tadinya giras dapat menjadi jinak dalam waktu singkat.
Nah, agar Anda bisa lebih cepat menjinakkan burung Kacer, maka kami tak akan basa-basi lagi. Berikut beberapa cara membuat burung Kacer cepat jinak dalam waktu singkat.
  1. Mengondisikan keadaan sekitar burung Kacer dalam keadaan tenang selama satu hari penuh. Caranya dengan mengkerodong sangkarnya dengan kain. Setelah itu, tempatkan sangkar burung Kacer pada ruangan atau daerah yang tenang dan sepi.
  2. Hari berikutnya, Anda bisa meletakkan sangkar burung di kawasan yang sering dilalui manusia. Tujuannya, agar burung dapat beradaptasi dengan manusia dan tidak takut lagi. Namun, perlu Anda ketahui, dalam meletakkan sangkar burung harus di tempat yang aman. Maksudnya aman, dari predator hewan lain dan pencuri. Dalam metode ini, Anda juga harus melepas wadah pakan dan minumnya.
  3. Cara membuat burung Kacer lebih cepat jinak selanjutnya, yakni dengan memandikan burung. Dalam hal ini, Anda dapat memandikan burung Kacer dengan cara disemprot menggunakan sprayer hingga basah kuyup. Ingat, proses pemandian harus sampai basah kuyup. Ini memang terlihat sadis, tapi tak apa karena proses tersebut termasuk metode untuk menjadikan burung Kacer cepat jinak.
  4. Nah, setelah bulu-bulunya mengering, biasanya burung Kacer akan merasa lapar. Di sinilah peran Anda untuk membuat burung Kacer menjadi jinak. Caranya, dengan memberikan jangkrik menggunakan tangan. Jika burung masih malu-malu, Anda bisa mencoba memberinya makan menggunakan lidi. Lakukan, hal seperti ini rutin setiap hari (pagi dan sore) sampai dia tidak mau diberikan makan jangkrik menggunakan tangan.
  5. Lebih bagus lagi, setiap pagi burung Kacer dijemur di bawah terik matahari yang masih hangat sambil diberi jangkrik atau kroto sebanyak satu sendok teh.
  6. Tips selanjutnya datang dari Suaraburungs yang dipercaya ampuh untuk menjinakkan burung Kacer. Cara ini juga sudah sering dilakukan oleh orang-orang guna menjinakkan burung Merpati. Cara melakukannya, Anda dapat memberikan air liur Anda sendiri pada burung dengan gerakan seperti meloloh. Cara ini dilakukan agar burung Kacer lebih cepat mengenali Anda. Namun, perlu diperhatikan juga, sebelum Anda memberi air liur ke burung Kacer, sebaiknya Anda harus mengonsumsi makanan atau minuman yang sehat bukan yang mengandung alkohol.
  7. Suara burung juga memberikan tips lain dengan cara memandikan burung menggunakan air perasan daun pare atau paria. Namun ingat, jangan sampai air perasaan tersebut terminum oleh burung. Jadi, untuk menanggulangi hal tersebut, Anda bisa memandikan burung dengan cara disemprot sambil dipengangi tubuhnya.
Cara memandikan dan menjemur Kacer yang benar merupakan salah satu dari sekian banyak aktivitas perawatan yang harus dilakukan oleh setiap pemilik / pemelihara burung Kacer. Bagi para pecinta burung yang sudah berpengalaman mengurusi burung Kacer, memandikan dan menjemur Kacer tentu sudah tidak asing dan tidak sulit lagi bagi mereka. Akan tetapi, bagi para pecinta burung kacer yang masih baru / pemula, memandikan dan menjemur kacer tentu masih agak sedikit asing dan juga sulit untuk dilakukan. 
Nah, bagi Anda yang hingga saat ini masih sering mengalami kesulitan dalam memandikan dan juga menjemur kacer, berikut merupakan sedikit ringkasan mengenai cara memandikan dan menjemur kacer yang benar dapat Anda jadikan sebagai panduan :

Cara Memandikan Kacer yang Benar dan Baik
  1. Burung kacer sebaiknya dimandikan setidaknya 3 kali dali dalam seminggu. 
  2. Waktu terbaik yang bisa dimanfaatkan untuk memandikan kacer adalah pada pagi hari sebelum pukul 10 pagi dan pada waktu sore setelah pukul 4 sore.
  3. Sebelum kacer dimandikan, sebaiknya burung kacer diangin – anginkan terlebih dahulu selama kurang lebih 15 hingga 30 menit; 
  4. Jika proses pengangonan sudah selesai dilaksanakan, selanjutnya Anda dapat langsung memulai aktivitas memandikan kacer. Ada dua cara atau pun metode yang bisa diterapkan untuk memandikan burung kacer yaitu dengan menggunakan kandang keramba mandi khusus untuk burung dan dengan menyemproti burung kacer dengan menggunakan spray. 
  5. Jika Anda memiliki kandang keramba, untuk memandikan burung kacer, Anda hanya perlu memindakan burung kacer peliharaan Anda dari kandannya ke kandang keramba tempat mandi yang Anda miliki. Selanjutnya, Anda hanya perlu menunggu burung kacer peliharaan Anda mandi dan bermain air sesuka hatinya. 
  6. Namun jika Anda tidak memiliki kandang keramba khusus untuk mandi burung atau burung kacer peliharaan Anda tidak mau mandi di keramba, Anda dapat menggunakan alat spray untuk memandikan kacer secara manual. Perlu diketahui, dalam memandikan kacer menggunakan alat spray, Anda sebaiknya tidak menyemprot bagian mata burung kacer peliharaan Anda. Hal ini perlu dilakukan agar burung kacer Anda tidak kaget atau pun panik ketika bagian matanya tersemprot. 
  7. Jika proses memandikan burung kacer dirasa sudah cukup, Anda dapat kembali memindahkannya ke kandang biasa, lalu mengangin – anginkannya selama kurang lebih 10 menit sebelum dijemur.
Cara Menjemur Kacer yang Baik dan Benar 
  1. Burung kacer sebaiknya dijemur setidaknya satu kali dalam sehari; 
  2. Interval waktu penjemuran yang paling bagus adalah sekitar 1 hingga 2 jam saja; 
  3. Waktu penjemuran yang paling bagus sendiri adalah pada pagi hari sebelum pukul 10 pagi dan pada sore hari setelah pukul 4 sore; 
  4. Jika Anda juga ingin memandikan burung kacer, maka proses penjemuran sebaiknya dilakukan setelah proses memandikan burung kacer selesai; 
  5. Ingat!, untuk menghindari terjadinya hal – hal yang tidak diinginkan, pastikan lokasi penjemuran burung kacer benar – benar aman dari berbagai macam gangguan atau pun hambatan yang mungkin terjadi seperti tiang jemuran patah, serangan hewah lain seperti kucing, ular, atau pun anjing, dll.

Rabu, 10 Mei 2017

cara penjemuran burung kicauan yang baik

Sinar matahari merupakan variabel penting dan bahkan utama dalam kehidupan burung, termasuk burung kicauan yang dipelihara para penghobi burung. Keperluan sinar matahari yang utama adalah untuk:
1. Pengubahan pro vitamin D menjadi vitamin D di dalam tubuh burung.
2. Membunuh jamur dan mikroba di sangkar dan di tubuh burung.
3. Menghangatkan tubuh burung.

Di luar ketiga hal itu, masih banyak kegunaan sinar matahari tetapi yang utama adalah ketiga hal tersebut di atas.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penjemuran:
1. Jemur dari waktu sepagi mungkin, bahkan kalau bisa sebelum waktu fajar sehingga sekaligus untuk pengembunan. Pengembunan bagus dilakukan untuk burung agar mereka bisa mendapatkan kesegaran udara pagi hari, yang diasumsikan kondisi udaranya masih bersih tidak terkena polusi debu siang hari.
2. Jangan lakukan penjemuran melewati pukul 09.00 karena selepas waktu itu sinar ultarviolet bisa membuat bulu burung rusak. Selepas waktu itu, bisa dilakukan untuk penanganan atau treatment khusus burung untuk tujuan tertentu misalnya lomba, membuat tambah gacor, lebih ramping dan sebagainya.
3. Jangan menjemur dengan sangkar dikerodong, khususnya untuk daerah panas. Penjemuran dengan sangkar burung dikerodong, bisa menyebabkan burung mendapat panas yang berlebihan. Burung bisa kekurangan oksigen dan bisa mati kepanasan. Untuk daerah dingin, hal ini bisa jadi tidak menimbulkan masalah serius.
Untuk penghobi yang bekerja pagi-malam
Untuk penghobi yang harus berangkat kerja pagi hari dan pulang sore hari, bisa menempatkan burung di tempat tertentu di mana burung mendapatkan sinar matahari dan pada sekitar pukul 09.00 sinar matahri sudah tertutup atap/dedauaan. Kalau kondisi tidak memungkinkan, maka lakukan penjemuran pada pagi hari minimal sepekan sekali (waktu libur dan sebagainya).
Sebelum atau sesudah dimandikan?
Kalau Anda mengeluarkan burung sejak subuh, maka burung bisa dimandikan dalam karamba pada pagi hari antara pukul 06.00 – 07.00 dan bisa langsung dijemur karena sinar matahri belum panas sehingga tidak membuat bulu mengkerut/keriting.
Kalau Anda memandikan selepas pukul 08.00, maka sebelum dijemur perlu diangin-anginkan dulu sehingga kondisi bulu sudah teratur rapi (dirapikan si burung sendiri).
Kalau Anda langsung menjemur setelah burung dimandikan dalam kondisi sinar matahari yang sudah panas, maka sebelum bulu sempat dirapikan burung, maka bulu sudah telanjur kering. Hal ini menyebabkan bulu menjadi keriting, tidak tertata rapi.
Soal menjemur apakah sebelum atau sesudah dimandikan, jika hal itu dilakukan semua pada pagi hari, maka tidak ada perbendaannya. Tetapi kalau dengan sangat terpaksa Anda hanya bisa memandikan burung setelah burung dijemur (belum sempat memandikan pada pagi hari misalnya), maka sebelum memasukkan ke karamba atau disemprot, pastikan burung sudah diangin-anginkan dulu sehingga suhu tubuhnya sudah turun.
Bagaimana jika kesempatan untuk memandikannya hanya pada sore hari? Nggak masalah, enjoy saja. Mandikan burung, diangin-anginkan dan dijemur dengan panas matahari sore (sebaiknya selewat kam 16.00 sehingga sinar matahari sudah tidak terlalu panas.
Benarkah penjemuran bisa mengurangi kegemukan?
Bisa dikatakan iya, tetapi hubungannya tidak langsung. Dengan burung dijemur, maka dia merasa panas dan kehausan. Dalam kondisi seperti ini burung akan lebih banyak minum ketimbang makan, dan karenanya konsumsi karbohidrat berkurang sehingga tidak banyak terjadi penumpukan lemak. Atau, burung bisa mendapatkan tenaga dari pembakaran lemak tubuhnya sehingga burung bisa menjadi lebih langsing.
Apakah penjemuran bisa membakar lemak? Nah hal ini hanyalah mitos. Tidak ada cerita bahwa sinar matahari bisa menyebabkan terjadinya pembakaran lemak di dalam tubuh. Cairan yang keluar dari tubuh burung yang dijemur bukanlah hasil pembakaran lemak tetapi cairan air. Itulah mengapa burung yang banyak jemur bisa terlihat singset karena dia tidak banyak mengonsumsi karbohidrat tetapi air.
Perlu ditekankan lagi bahwa burung akan mengeluarkan banyak energi yang bisa memacu pembakaran lemak (dengan asumsi ada pembatasan pakan) sehingga burung langsing adalah ketika dia banyak dimandikan. Dengan banyak dimandikan, maka burung akan banyak melakukan gerakan-gerakan menata bulu (didis-bahasa Jawa). Pada saat yang sama, untuk menghangatkan badan, burung memerlukan energi. Jika dari sisi pakan ada pengurangan karbohidrat, maka mau tidak mau burung akan melepas lemak di tubuhnya dan dibakar sehingga berubah menjadi energi. Maka menjadi langsinglah dia.
Jenis burung dan keperluan jemur
Masing-masing jenis burung memerlukan treatment yang berbeda dalam penjemuran. Hal itu disesuaikan dengan kebiasaan burung sejenisnya di alam.
1. Untuk burung-burung jenis anis, seperti anis merah atau punglor merahanis kembanganis macankacer poci atau sekoci dan kacer hitamsulingan atau tledekanjenis-jenis cucakmurai batu dan sebagainya, maka keperluan mereka untuk penjemuran relatif sedikit dibandingkan jenis burung pemakan biji-bijian.  Sebab burung jenis-jenis itu di alam sana hidup di antara pepohonan yang rindang dan tidak terbiasa berjemur berlama-lama.
2. Untuk burung-burung jenis pemakan biji seperti kenarigelatikbranjanganperkututderkukulovebird dan beberapa  burung paruh bengkok lain, bisa dilakukan penjemuran relatif  lebih lama ketimbang burung-burung jenis anis ataupun cucak. Bahkan dalam berbagai kasus, beberapa burung yang macet bunyi bisa diterapi dengan  penambahan waktu jemur diimbangi dengan banyak mandinya. Misalnya lovebird atau kenari, memerlukan panas yang relatif banyak.
Burung-burung pemakan biji umumnya hidup di padang rumput, ladang jagung, gandum, milet dan sebagainya yang merupakan daerah terbuka dan banyak kena sinar matahari.
3. Ada beberapa pengecualian dalam hal ini, misalnya untuk burung jalak surenkakatuapentet atau cendet dan beberapa burung lainnya. Burung jalak suren misalnya, meski dia bukanlah pemakan  biji tetapi pada habitat aselinya dulu dia selalu berada di persawahan atau rawa-rawa yang relatif mendapat banyak sinar matahari. Meski demikian, burung jalak suren tidak memerlukan penjemuran yang lama jika dipelihara di rumahan.
Sedangkan burung kakatua dan bebera jenis nuri, meskipun mereka pemakan biji-bijian tetapi mereka lebih banyak berasal dari habitat hutan dengan memakan biji-bijian dari pepohonan yang besar dan rindang.
Sedangkan untuk burung pentet atau cendet, dia adalah burung pemakan serangga dan bahkan juga makan burung lain yang lebih kecil (predator), terutama anakan di sarang. Di Bali sana misalnya, burung pentet atau cendet adalah musuh utama para pemilik penangkaran alam anis merah, selain ular dan biawak serta beberapa jenis hewan pemangsa anakan anis merah lainnya. Cendet atau pentet terbiasa bertengger di pucuk pohon yang tinggi atau bebatuan dan sebagainya ketika mengincar mangsanya. Dengan demikian pentet bisa tahan berjam-jam di bawah sinar matahari.
Ada beberapa pengecualian untuk beberapa jenis burung lain yang tidak saya sebutkan di sini. Tetapi, sementara ini dulu ya artikel tentang penjemuran untuk burung kicauan.