Tampilkan postingan dengan label cara pembuatan tepung tulang ikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cara pembuatan tepung tulang ikan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Maret 2017

ayam kampung lumajang


Ayam adalah binatang yang sering dipelihara. Selain bisa dimakan, baik itu daging maupun telur, Ayam sering menjadi mata pencaharian bagi sebagian orang. Baik itu telur, maupun ayam itu sendiri. 
Kita dapat menjumpainya di pasar, di peternakan, maupun di rumah masyarakat. 
Hewan ini tergolong Ovivipar (Hewan Bertelur), dan juga Omnivora. 

1. Tergolong hewan omnivora. 
2. Termasuk hewan unggas. 
3. Ovivipar (hewan yang bertelur) 
4. Memiliki bulu yang beragam (merah, hitam, putih, dll.)
5. Memiliki jengger berwarna merah di atas dan di bawah kepala. 
6. Memiliki sepasang kaki yang ramping dan ditumbuhi sisik. 
7. Memiliki cakar untuk mengais dan sebagai alat perlindungan diri dari musuh. 
8. Memiliki paruh yang runcing. 
9. Memiliki sepasang mata di samping kepala. 
10. Mwmiliki sayap (tetapi tidak bisa digunakan untuk terbang) 
11. Hanya ayam jantan yang bisa berkokok. 
12. Dapat bertelur hingga 8-12 butir. 
13. Mengerami telur hingga 21 hari. 
Ciri-Ciri Umum Ayam Adalah :

Ayam Jantan 
·                     Berukuran lebih besar dari ayam betina
·                     Memiliki Jalu panjang, 
·                     Memiliki Jengger lebih besar,
·                     Bulu Ekornya panjang dan menjuntai

Ayam Betina
·                     Berukuran kecil, 
·                     Memiliki Jalu pendek, terkadang tidak memiliki jalu
·                     Memiliki Jengger kecil
·                     Bulu ekor pendek

Jenis-Jenis Ayam Berdasarkan Fungsinya

Banyaknya keturuanan ayam yang populer umumnya dipelihara atau diternakkan untuk diambil daging dan telurnya. Berdasarkan hal tersebut ayam dibagi menjadi 3 jenis berdasarkan produktivitas dan fungsinya, yang dicirikan sebagai berikut :

1. Ayam Petelur
·                     Bobot relatif kecil
·                     Seksualitas baik
·                     Mulai Bertelur 5-6 bulan
·                     Memiliki lemak yang sedikit 
Contoh ayam petelur adalah Leghorn, Minorca, Ancona, Fayoumi, Lohmann

2. Ciri-Ciri Ayam Pedaging
·                     Bobot relatif besar
·                     Membutuhkan asupan makanan yang tinggi
·                     Pertumbuhan sangat cepat
·                     Mengandung banyak lemak pada tubuhnya
Contoh ayam pedaging adalah starbro, plymouth rock, cornish, sussex

3. Ciri-Ciri Ayam Dwiguna (Petelur dan Pedaging)
·                     Memiliki ukuran bobot relatif sedang
·                     Induk betina memiliki kecenderungan untuk mengerami telur
·                     Pertumbuhan sangat baik
Contoh ayam dwiguna adalah Rhode Island Red, Australorp, New Hampshire


jual dod ayam kampung kediri


Ayam adalah binatang yang sering dipelihara. Selain bisa dimakan, baik itu daging maupun telur, Ayam sering menjadi mata pencaharian bagi sebagian orang. Baik itu telur, maupun ayam itu sendiri. 
Kita dapat menjumpainya di pasar, di peternakan, maupun di rumah masyarakat. 
Hewan ini tergolong Ovivipar (Hewan Bertelur), dan juga Omnivora. 

1. Tergolong hewan omnivora. 
2. Termasuk hewan unggas. 
3. Ovivipar (hewan yang bertelur) 
4. Memiliki bulu yang beragam (merah, hitam, putih, dll.)
5. Memiliki jengger berwarna merah di atas dan di bawah kepala. 
6. Memiliki sepasang kaki yang ramping dan ditumbuhi sisik. 
7. Memiliki cakar untuk mengais dan sebagai alat perlindungan diri dari musuh. 
8. Memiliki paruh yang runcing. 
9. Memiliki sepasang mata di samping kepala. 
10. Mwmiliki sayap (tetapi tidak bisa digunakan untuk terbang) 
11. Hanya ayam jantan yang bisa berkokok. 
12. Dapat bertelur hingga 8-12 butir. 
13. Mengerami telur hingga 21 hari. 
Ciri-Ciri Umum Ayam Adalah :

Ayam Jantan 
·                     Berukuran lebih besar dari ayam betina
·                     Memiliki Jalu panjang, 
·                     Memiliki Jengger lebih besar,
·                     Bulu Ekornya panjang dan menjuntai

Ayam Betina
·                     Berukuran kecil, 
·                     Memiliki Jalu pendek, terkadang tidak memiliki jalu
·                     Memiliki Jengger kecil
·                     Bulu ekor pendek

Jenis-Jenis Ayam Berdasarkan Fungsinya

Banyaknya keturuanan ayam yang populer umumnya dipelihara atau diternakkan untuk diambil daging dan telurnya. Berdasarkan hal tersebut ayam dibagi menjadi 3 jenis berdasarkan produktivitas dan fungsinya, yang dicirikan sebagai berikut :

1. Ayam Petelur
·                     Bobot relatif kecil
·                     Seksualitas baik
·                     Mulai Bertelur 5-6 bulan
·                     Memiliki lemak yang sedikit 
Contoh ayam petelur adalah Leghorn, Minorca, Ancona, Fayoumi, Lohmann

2. Ciri-Ciri Ayam Pedaging
·                     Bobot relatif besar
·                     Membutuhkan asupan makanan yang tinggi
·                     Pertumbuhan sangat cepat
·                     Mengandung banyak lemak pada tubuhnya
Contoh ayam pedaging adalah starbro, plymouth rock, cornish, sussex

3. Ciri-Ciri Ayam Dwiguna (Petelur dan Pedaging)
·                     Memiliki ukuran bobot relatif sedang
·                     Induk betina memiliki kecenderungan untuk mengerami telur
·                     Pertumbuhan sangat baik
Contoh ayam dwiguna adalah Rhode Island Red, Australorp, New Hampshire


dod ayam kampung kediri


Ayam adalah binatang yang sering dipelihara. Selain bisa dimakan, baik itu daging maupun telur, Ayam sering menjadi mata pencaharian bagi sebagian orang. Baik itu telur, maupun ayam itu sendiri. 
Kita dapat menjumpainya di pasar, di peternakan, maupun di rumah masyarakat. 
Hewan ini tergolong Ovivipar (Hewan Bertelur), dan juga Omnivora. 

1. Tergolong hewan omnivora. 
2. Termasuk hewan unggas. 
3. Ovivipar (hewan yang bertelur) 
4. Memiliki bulu yang beragam (merah, hitam, putih, dll.)
5. Memiliki jengger berwarna merah di atas dan di bawah kepala. 
6. Memiliki sepasang kaki yang ramping dan ditumbuhi sisik. 
7. Memiliki cakar untuk mengais dan sebagai alat perlindungan diri dari musuh. 
8. Memiliki paruh yang runcing. 
9. Memiliki sepasang mata di samping kepala. 
10. Mwmiliki sayap (tetapi tidak bisa digunakan untuk terbang) 
11. Hanya ayam jantan yang bisa berkokok. 
12. Dapat bertelur hingga 8-12 butir. 
13. Mengerami telur hingga 21 hari. 
Ciri-Ciri Umum Ayam Adalah :

Ayam Jantan 
·                     Berukuran lebih besar dari ayam betina
·                     Memiliki Jalu panjang, 
·                     Memiliki Jengger lebih besar,
·                     Bulu Ekornya panjang dan menjuntai

Ayam Betina
·                     Berukuran kecil, 
·                     Memiliki Jalu pendek, terkadang tidak memiliki jalu
·                     Memiliki Jengger kecil
·                     Bulu ekor pendek

Jenis-Jenis Ayam Berdasarkan Fungsinya

Banyaknya keturuanan ayam yang populer umumnya dipelihara atau diternakkan untuk diambil daging dan telurnya. Berdasarkan hal tersebut ayam dibagi menjadi 3 jenis berdasarkan produktivitas dan fungsinya, yang dicirikan sebagai berikut :

1. Ayam Petelur
·                     Bobot relatif kecil
·                     Seksualitas baik
·                     Mulai Bertelur 5-6 bulan
·                     Memiliki lemak yang sedikit 
Contoh ayam petelur adalah Leghorn, Minorca, Ancona, Fayoumi, Lohmann

2. Ciri-Ciri Ayam Pedaging
·                     Bobot relatif besar
·                     Membutuhkan asupan makanan yang tinggi
·                     Pertumbuhan sangat cepat
·                     Mengandung banyak lemak pada tubuhnya
Contoh ayam pedaging adalah starbro, plymouth rock, cornish, sussex

3. Ciri-Ciri Ayam Dwiguna (Petelur dan Pedaging)
·                     Memiliki ukuran bobot relatif sedang
·                     Induk betina memiliki kecenderungan untuk mengerami telur
·                     Pertumbuhan sangat baik
Contoh ayam dwiguna adalah Rhode Island Red, Australorp, New Hampshire


Minggu, 03 April 2016

CARA MEMBUAT TEPUNG TULANG



Tepung tulang sudah terkenal lama sebagai salah satu penyusun bahan pakan ternak, konsentrat maupun pakan jadi. Tulang yang selama ini di anggap limbah yang tidak berharga, sebenarnya bisa mendatangkan profit seandainya di garap sungguh sungguh, sebab jumlah limbah tulang ini sangat banyak sekali dari tulang ayam hingga kambing dan sapi.

Fungsi utama tepung tulang biasanya di peruntukan untuk memenuhi kebutuhan kalsium dan fosfor, padahal bukan itu saja senyawa lainnya meliputi magnesium, tembaga, seng, kobatl, besi, mangan, belerang dll. Prosentase tepung tulang dalam satu formula adalah 1 – 2%.

Langkah pembuatan :
1. Tulang di cuci bersih, buang sisa daging, darah, lemak dengan air dingin hingga bersih.
2. Masukan dalam mesin digester penguapan atau mesin presto atau di steam pengukusan bukan di rebus terendam dalam air, hingga sisa daging mudah di bersihkan.
3. Lalu jemur sinar matahari atau masuk oven hingga kering.
4. Masukan kembali tulang ke mesin  digester yang berdinding lapis dua, di uapkan dalam tekanan tinggi selama 3 jam. Atau masukan dalam mesin presto juga boleh, hingga di dapatkan tulang kering yang agak lembab, lalu jemur kembali hingga kadar air tulang 13-15%.
5. Masukan tulang dalam mesin hammer mill, tumbuk hingga lembut, proses selesai.