Tampilkan postingan dengan label jamu ayam bangkok sebelum diadu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jamu ayam bangkok sebelum diadu. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 Februari 2018

cara melatih nafas ayam bangkok


Sebaik apapun teknik tarung, seberapapun keras pukulan, dan sekuat bagaimanapun mental ayam bangkok yang kita miliki, jika ia tak punya nafas yang panjang, kemungkinan untuknya bisa menjadi ayam jawara yang selalu menangan di setiap medan laga, bisa diprediksi mungkin tidak ada.


Nafas ayam yang panjang adalah modal awal dari stamina yang tangguh bagi ayam aduan untuk dapat memberikan performa terbaiknya di setiap perjalanan pertandingan. Tanpa nafas yang panjang, ayam akan mudah lelah. Ia hanya akan bertarung cantik di awal laga, dan terseok-seok menadah pukulan lawan di akhir pertandingan sehingga akan kalah dengan mudah tanpa perlawanan.




Melatih Nafas Ayam Bangkok


Menyadari bahwa nafas panjang adalah modal utama bagi ayam juara, maka di kesempatan kali ini saya akan membagikan pengalaman saya tentang bagaimana cara melatih nafas ayam bangkok supaya panjang dan tahan lama.


Latihan-latihan ini saya sudah buktikan dan lebih efektif jika diterapkan bersama dengan pemberian jamu ayam bangkok untuk nafas panjang yang resepnya sudah saya bahas pada artikel sebelumnya. Nah, berikut ini langsung saja kita bahas satu persatu cara melatih nafas ayam bangkok tersebut!

1. Latihan Lari


Cara pertama yang dapat dilakukan untuk melatih nafas ayam bangkok agar panjang adalah dengan memberikan latihan lari. Latihan lari yang rutin sangat efektif dalam membangun stamina sekaligus nafas ayam aduan kita.


Latihan ini dilakukan dengan bantuan ayam untulan. Caranya yaitu ayam untul dibawa berlari untuk memancing ayam yang dilatih mau bertarung. Setelah ayam yang dilatih berani, ayam untul ditarik ke belakang agar ayam yang dilatih mengejarnya. Pelatih bisa saja membawa ayam untul berlari agar dikejar oleh ayam yang akan dilatih. Akan tetapi, pelatih harus hati-hati agar jangan sampai terkena patukan atau pukulan ayam yang dilatih.



Sering saya alami, kerena terlalu emosi akibat tidak dapat menyentuh ayam untul sebagai pemancing, ayam yang dilatih pun melampiaskan emosinya kepada pelatihnya. Biasanya kaki orang yang membawa untul akan dihajar dan dipukul bertubi-tubi.



2. Kliter


Untuk memudahkan dalam latihan lari, kita juga dapat menerapkan latihan yang orang Jawa biasa menyebutnya dengan istilah kliter. Kliter adalah cara membuat ayam berlari mengitari kurungan ganda yang di dalamnya diberi ayam. Ayam yang ditempatkan di dalam kurungan dalam dapat berupa ayam dara atau babon, ayam jantan untul, atau bisa calon jagoan yang sedang dalam proses latihan. 



Selain berfungsi menguatkan pernafasan, latihan ini juga bermanfaat memperkuat otot kaki, keberanian, dan semangatnya. Latihan kliter ini dapat dilalui oleh ayam antara 1-2 jam setiap harinya.

Sabtu, 23 Desember 2017

Jamu Ayam Bangkok untuk Membuat Napas Panjang Saat Bertarung

Suplemen atau jamu ayam bangkok yang bisa membuat napas panjang sebetulnya cukup mudah untuk kita buat sendiri di rumah. Kita tak perlu merogoh kocek untuk membeli jamu kemasan yang ditawarkan dan belum tentu jelas khasiatnya.

Jamu ayam bangkok untuk membuat napas panjang bisa dibuat dari bahan-bahan herbal yang tumbuh di lingkungan pekarangan rumah kita. Beberapa bahan tersebut antara lain temu kunci, gula aren, dan asam jawa. 

Temu kunci mengandung metanolik yang dapat memberi efek antimutagenik atau efek mencegah pertumbuhan sel kanker dan kelainan atau gangguan pernapasan ayam bangkok kesayangan, gula aren mengandung berbagai mineral dan vitamin penting dalam menjaga fungsi organ pernapasan seperti Kalsium, Fosfor, Zat Besi, Vitamin A, Vitamin B1, Vitamin C, sedangkan asam jawa mengandung asam sitrat, asam anggur, asam tartrat, dan suksinat yang memberi efek positif dalam melancarkan sistem pernapasan. Ke semua bahan tersebut terbukti secara medis dalam membantu terciptanya napas yang panjang pada ayam. Jadi bukan sekedar omong kosong.

Untuk membuat jamu ayam bangkok yang dikhususkan bagi terciptanya napas yang panjang, sediakan ketiga bahan tersebut dengan takaran sebagai berikut:

  • 1 ruas temu kunci
  • 100 gr gula aren
  • 1 buah asam jawa


Setelah semuanya siap, baru kemudian Anda meramunya. Cara meramu jamu tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Pertama, haluskan semua bahan kemudian rebus dalam segelas air putih.
  2. Kemudian biarkan air rebusan mendidih dan diamkan beberapa saat hingga hangat kuku (30 derajat C).
  3. Minumkan air tersebut pada ayam dengan bantuan suntikan atau kain,
  4. Lakukan rutin dua kali seminggu tepatnya pada malam hari.


Setelah memberikan jamu tersebut secara rutin, perhatikan pola dan tingkah ayam ketika ia dihabar atau di adu. Anda akan melihat ia tampak tak mudah lelah terutama jika bertemu dengan lawan yang kemampuan bertahannya kuat. Napasnya akan panjang dan ia tetap mampu berkonsentrasi meski menjalani laga dengan ronde yang berlipat-lipat.


Jamu untuk ayam bangkok seperti yang dijelaskan di atas telah banyak digunakan oleh botoh-botoh ayam di seluruh dunia. Silakan Anda terapkan pemberian jamu tersebut. Agar hasilnya lebih optimal, imbangi pula ayam dengan latihan-latihan fisik secara rutin. Semoga bermanfaat.

cara melatih fisik ayam agar tidak cepat lelah


Sebaik apapun teknik tarung, seberapapun keras pukulan, dan sekuat bagaimanapun mental ayam bangkok yang kita miliki, jika ia tak punya nafas yang panjang, kemungkinan untuknya bisa menjadi ayam jawara yang selalu menangan di setiap medan laga, bisa diprediksi mungkin tidak ada.

Nafas ayam yang panjang adalah modal awal dari stamina yang tangguh bagi ayam aduan untuk dapat memberikan performa terbaiknya di setiap perjalanan pertandingan. Tanpa nafas yang panjang, ayam akan mudah lelah. Ia hanya akan bertarung cantik di awal laga, dan terseok-seok menadah pukulan lawan di akhir pertandingan sehingga akan kalah dengan mudah tanpa perlawanan.



Melatih Nafas Ayam Bangkok


Menyadari bahwa nafas panjang adalah modal utama bagi ayam juara, maka di kesempatan kali ini saya akan membagikan pengalaman saya tentang bagaimana cara melatih nafas ayam bangkok supaya panjang dan tahan lama.

Latihan-latihan ini saya sudah buktikan dan lebih efektif jika diterapkan bersama dengan pemberian jamu ayam bangkok untuk nafas panjang yang resepnya sudah saya bahas pada artikel sebelumnya. Nah, berikut ini langsung saja kita bahas satu persatu cara melatih nafas ayam bangkok tersebut!

1. Latihan Lari


Cara pertama yang dapat dilakukan untuk melatih nafas ayam bangkok agar panjang adalah dengan memberikan latihan lari. Latihan lari yang rutin sangat efektif dalam membangun stamina sekaligus nafas ayam aduan kita.

Latihan ini dilakukan dengan bantuan ayam untulan. Caranya yaitu ayam untul dibawa berlari untuk memancing ayam yang dilatih mau bertarung. Setelah ayam yang dilatih berani, ayam untul ditarik ke belakang agar ayam yang dilatih mengejarnya. Pelatih bisa saja membawa ayam untul berlari agar dikejar oleh ayam yang akan dilatih. Akan tetapi, pelatih harus hati-hati agar jangan sampai terkena patukan atau pukulan ayam yang dilatih.

Sering saya alami, kerena terlalu emosi akibat tidak dapat menyentuh ayam untul sebagai pemancing, ayam yang dilatih pun melampiaskan emosinya kepada pelatihnya. Biasanya kaki orang yang membawa untul akan dihajar dan dipukul bertubi-tubi.


2. Kliter


Untuk memudahkan dalam latihan lari, kita juga dapat menerapkan latihan yang orang Jawa biasa menyebutnya dengan istilah kliter. Kliter adalah cara membuat ayam berlari mengitari kurungan ganda yang di dalamnya diberi ayam. Ayam yang ditempatkan di dalam kurungan dalam dapat berupa ayam dara atau babon, ayam jantan untul, atau bisa calon jagoan yang sedang dalam proses latihan. 

Selain berfungsi menguatkan pernafasan, latihan ini juga bermanfaat memperkuat otot kaki, keberanian, dan semangatnya. Latihan kliter ini dapat dilalui oleh ayam antara 1-2 jam setiap harinya.