Tampilkan postingan dengan label usaha ternak yang menjanjikan di masa depan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label usaha ternak yang menjanjikan di masa depan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 Maret 2017

ayam kampung pasuruan


Ayam kampung mempunyai prospek yang cukup bagus sehingga banyak orang mulai memeliharanya.
Pandangan masyarakat
Masyarakat Indonesia masih sangat menyukai ayam kampung. Mereka menganggap ayam kampung lebih unggul dibanding ayam ras. Hal itu menyebabkan masa depan ayam kampung sangatlah baik.
Kebutuhan protein dan gizi hewan
Manusia membutuhkan asupan protein hewani, yang salah satunya dapat dipenuhi dari telur dan daging ayam. Kandungan protein daging ayam hampir sama dengan daging sapi, dan lebih baik dari telur ayam dan susu sapi.
Ayam termasuk hewan yang berdaging putih sehingga kandungan lemaknya lebih rendah dibanding daging merah, asalkan ayam tersebut tidak diberi pakan konsentrat yang menyebabkan adanya timbunan lemak di tubuhnya.
Telur ayam kampung mengandung kalori, protein, zat besi, retinol (Vitamin A), karbohidrat, thiamin, Vitamin E, lemak omega-3, vitamin C, vitamin D, betakaroten, protein, lecihtin. Selain mengandung sumber energi juga mengandung sumber protein yang cukup tinggi. Energi dipakai untuk mengganti energi yang digunakan untuk beraktivitas dan berpikir, sedangkan protein di perlukan untuk mengganti bagian organ yang rusak.
Setiap 100 gram daging ayam kampung mengandung 74% air, 22% protein, 13 mg zat kalsium, 190 mg zat fosfor dan 1,5 mg zat besi. Juga mengandung pitamin A, vitamin C, dan E. Daging ayam selain berkadar lemak rendah, dengan asam lemak tidak jenuh, merupakan protein paling ideal bagi anak kecil, orang setengah baya dan orang lanjut usia, penderita penyakit pembuluh darah jantung dan orang yang lemah pasca sakit.

  • Kondisi daging
Daging ayam kampung memilikI teskturyang lebih kompak dan kenyal sehingga bila dimasak tidak cepat lembek. Bila diberi pakan yang baik, dagingnya tidak banyak mengandunglemak.

  • Harga di pasaran
Harga ayam kampung di pasar masih bagus. Bila di banding harga ayam ras, harga ayam kampung jauh lebih mahal. Namun bila di bandingkan dengan harga daging sapi dan kambing, harga ayam kampung masih lebih rendah, sehingga lebih terjangkau.

  •  Belum banyak diternak secara intensif
Ayam kampung belum banyak yang diternakan secara intensif dengan sekala yang relatif besar. Ada yang mengusahakan untuk menternakan namun hanya dalam sekala kecil hingga sedang.
Jadi peluang usaha ternak ayam kampung sangatlah menjanjikan untuk meraih kesuksesan.

  • Lebih mampu beradaptasi
Ayam kampung lebih mudah menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan, lebih tahan dengan perubahan lingkungan dan musim. Untuk dipelihara dengan sekala rumahan lebih cocok.
Mengenal ayam 
Ayam kampung (Gallus domesticus) sebenarnya berasal dari keturunan ayam hutan(Gellus varius-varius Linaeus). Nenek moyang ayam kampung yang sekarang diternakan belum jelas betul. Ada dugaan bahwa ayam kampung di Indonesia merupakan hasil domestikasi dari negara lain seperti china dan India.
Klasifikasi

Ayam kampung memiliki klasifikasi sebagai berikut;
Kingdom : Animalia
Filum      : Chordata
Kelas      : Aves
Ordo       : Galiformes
Famili     : Phasianidea
Genus     : Gallus
Sepesies : Gallus gallus 
Untuk membudidayakan ayam kampung belum ada pembedaan antara ayam kampung pedaging dengan ayam kampung petelor. Kebanyakan ayam kampung memiliki dwifungsi, sebagai ayam petelor dan ayam pedaging/sayur/potong.
Perkembangan ayam kampung di Indonesia terjadi antara sesama atau antar lokal dan belum terjadi perkawinan dengan ayam ras. Perkembangan dengan pemuliaan atau perbaikan genetik belum banyak dilakukan.
Ada beberapa jenis ayam lokal yang telah teridentifikasi masuk dalam rumpun ayam pelung, kedu, kinanten, sumatera, bekisar, sentul, nunukan, cemani, walik maleo, tukung, ayunai, melayu, tolaki, nusa penida, sedayu, olagan, merawas, alas, japer.
Ayam kampung yang sekarang kita kenal memiliki ciri khas bentuk badan cenderung ramping, tidak gemuk, tubuh agak tinggi, tegap, dada rata dengan ukuran kecil. Berat ayam kampung dewasa berkisar 1-1,6 kg, di capai pada umur 4-8 bulan.
Bulu ayam kampung tidak memiliki warna khusus, tetapi sangat bervariasi, mulai dari kemerahan, merah gelap, coklat, putih, kuning, atau kombinasi seberapa warna.

peluang usaha ternak ayam kampung


Ayam kampung mempunyai prospek yang cukup bagus sehingga banyak orang mulai memeliharanya.
Pandangan masyarakat
Masyarakat Indonesia masih sangat menyukai ayam kampung. Mereka menganggap ayam kampung lebih unggul dibanding ayam ras. Hal itu menyebabkan masa depan ayam kampung sangatlah baik.
Kebutuhan protein dan gizi hewan
Manusia membutuhkan asupan protein hewani, yang salah satunya dapat dipenuhi dari telur dan daging ayam. Kandungan protein daging ayam hampir sama dengan daging sapi, dan lebih baik dari telur ayam dan susu sapi.
Ayam termasuk hewan yang berdaging putih sehingga kandungan lemaknya lebih rendah dibanding daging merah, asalkan ayam tersebut tidak diberi pakan konsentrat yang menyebabkan adanya timbunan lemak di tubuhnya.
Telur ayam kampung mengandung kalori, protein, zat besi, retinol (Vitamin A), karbohidrat, thiamin, Vitamin E, lemak omega-3, vitamin C, vitamin D, betakaroten, protein, lecihtin. Selain mengandung sumber energi juga mengandung sumber protein yang cukup tinggi. Energi dipakai untuk mengganti energi yang digunakan untuk beraktivitas dan berpikir, sedangkan protein di perlukan untuk mengganti bagian organ yang rusak.
Setiap 100 gram daging ayam kampung mengandung 74% air, 22% protein, 13 mg zat kalsium, 190 mg zat fosfor dan 1,5 mg zat besi. Juga mengandung pitamin A, vitamin C, dan E. Daging ayam selain berkadar lemak rendah, dengan asam lemak tidak jenuh, merupakan protein paling ideal bagi anak kecil, orang setengah baya dan orang lanjut usia, penderita penyakit pembuluh darah jantung dan orang yang lemah pasca sakit.

  • Kondisi daging
Daging ayam kampung memilikI teskturyang lebih kompak dan kenyal sehingga bila dimasak tidak cepat lembek. Bila diberi pakan yang baik, dagingnya tidak banyak mengandunglemak.

  • Harga di pasaran
Harga ayam kampung di pasar masih bagus. Bila di banding harga ayam ras, harga ayam kampung jauh lebih mahal. Namun bila di bandingkan dengan harga daging sapi dan kambing, harga ayam kampung masih lebih rendah, sehingga lebih terjangkau.

  •  Belum banyak diternak secara intensif
Ayam kampung belum banyak yang diternakan secara intensif dengan sekala yang relatif besar. Ada yang mengusahakan untuk menternakan namun hanya dalam sekala kecil hingga sedang.
Jadi peluang usaha ternak ayam kampung sangatlah menjanjikan untuk meraih kesuksesan.

  • Lebih mampu beradaptasi
Ayam kampung lebih mudah menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan, lebih tahan dengan perubahan lingkungan dan musim. Untuk dipelihara dengan sekala rumahan lebih cocok.
Mengenal ayam 
Ayam kampung (Gallus domesticus) sebenarnya berasal dari keturunan ayam hutan(Gellus varius-varius Linaeus). Nenek moyang ayam kampung yang sekarang diternakan belum jelas betul. Ada dugaan bahwa ayam kampung di Indonesia merupakan hasil domestikasi dari negara lain seperti china dan India.
Klasifikasi

Ayam kampung memiliki klasifikasi sebagai berikut;
Kingdom : Animalia
Filum      : Chordata
Kelas      : Aves
Ordo       : Galiformes
Famili     : Phasianidea
Genus     : Gallus
Sepesies : Gallus gallus 
Untuk membudidayakan ayam kampung belum ada pembedaan antara ayam kampung pedaging dengan ayam kampung petelor. Kebanyakan ayam kampung memiliki dwifungsi, sebagai ayam petelor dan ayam pedaging/sayur/potong.
Perkembangan ayam kampung di Indonesia terjadi antara sesama atau antar lokal dan belum terjadi perkawinan dengan ayam ras. Perkembangan dengan pemuliaan atau perbaikan genetik belum banyak dilakukan.
Ada beberapa jenis ayam lokal yang telah teridentifikasi masuk dalam rumpun ayam pelung, kedu, kinanten, sumatera, bekisar, sentul, nunukan, cemani, walik maleo, tukung, ayunai, melayu, tolaki, nusa penida, sedayu, olagan, merawas, alas, japer.
Ayam kampung yang sekarang kita kenal memiliki ciri khas bentuk badan cenderung ramping, tidak gemuk, tubuh agak tinggi, tegap, dada rata dengan ukuran kecil. Berat ayam kampung dewasa berkisar 1-1,6 kg, di capai pada umur 4-8 bulan.
Bulu ayam kampung tidak memiliki warna khusus, tetapi sangat bervariasi, mulai dari kemerahan, merah gelap, coklat, putih, kuning, atau kombinasi seberapa warna.

Senin, 20 Maret 2017

jual dod ayam kampung blitar


Prospek bisnis ayam kampung sangat cerah dan terbuka lebar.
Permintaannya  pasar cukup besar, baik untuk konsumsi rumah tangga maupun rumah makan. Semua kebutuhan ayam kampung belum bisa dipenuhi oleh produsen atau peternak. Itu dikarenakan sistem peternakan ayam kampung belum diintensifkan secara penuh di masyarakat. Sebagian besar masyarakat di pedesaan masih memelihara ayam kampung dengan pola umbaran.
Padahal, beternak ayam kampung secara intensif memiliki beberapa keuntungan. Di antaranya, perputaran modal berlangsung relatif cepat. Jika dimulai dari membeli bibit DOC (day old chick) yang berkualitas, pembesaran ayam kampung pedaging hanya membutuhkan waktu sekitar 2 bulan hingga panen. Dengan siklus produksi yang pendek, peternak bisa lebih cepat memetik hasil dari usaha pembesaran ayam kampung. Paling tidak sekitar 2.5 bulan sudah dapat balik modal.
Keuntungan lainnya, harga jualnya lebih tinggi daripada ayam broiler dengan harga yang relatif stabil. Harga ayam kampung pedaging berkisar Rp 21.000 – Rp 25.000 per ekor atau kilogram di tingkat peternak. Bahkan, di beberapa daerah, mencapai Rp 35.000 – Rp 40.000/kg. Sedangkan ayam broiler atau ras, hanya berkisar belasan ribu di tingkat peternak.
Ayam kampung pedaging memiliki harga jual mengikuti bobotnya. Semakin bertambah bobotnya, semakin tinggi harga jualnya. Sedangkan, ayam broiler justru sebaliknya. Semakin bertambah bobotnya, semakin murah harga jualnya. Kondisi ini cukup menguntungkan, karena peternak bisa menentukan waktu panen kapan saja, lebih fleksibel. Pemanenan bisa ditunda beberapa hari atau minggu dengan memperhatikan kondisi harga jual di pasar.
Pembesaran Ayam Kampung PedagingTentu peluang bisnis dan berbagai keuntungannya, sangat disayangkan jika Anda melewatkannya. Anda bisa mencobanya dari skala kecil. Jika kebetulan Anda sudah memulainya, Anda bisa mengembangkannya secara serius. Caranya cukup mudah. Anda hanya perlu meniru teknik-teknik praktisnya dalam buku Pembesaran Ayam Kampung Pedaging 2.5 Bulan Balik Modal terbitan Agro Media Pustaka.
Penulis, Ir. Bambang Krista & Bagus Harianto akan menjabarkan berbagai teknik beternak ayam kampung pedaging secara intensif. Dengan tujuan, memelihara ayam kampung dengan peningkatan bobot dalam waktu lebih cepat sehingga bisa kembali modal hanya dalam 2.5 bulan.
Pembahasannya dimulai dari prospek beternak ayam kampung pedaging, pengenalan jenis-jenis ayam buras potensial pedaging dan jenis ayam kampung hasil persilangan yang diarahkan sebagai ayam kampung pedaging. Berbagai persiapan beternak juga dijabarkan secara jelas dan mudah dimengerti.
Tidak hanya itu, teknik pembesaran dari minggu ke minggu hingga pencegahan hama dan penyakit serta teknik panen, pascapanen, hingga pemasaran ayam kampung pedaging juga dijabarkan. Di bagian akhir buku ini penulis juga menampilkan contoh analisis usaha beternak ayam kampung pedaging sebagai gambaran bagi Anda yang akan menjalankan usaha ini. Alhasil, buku ini membantu Anda untuk meraih sukses dalam bisnis ayam kampung hanya dalam waktu singkat, yaitu sekitar 2.5 bulan saja.